Suatu
waktu, pastilah kita pernah berada di titik jenuh dalam sebuah proses
kehidupan. Semua yang kita lakukan terasa sangat hambar dan tidak memberikan
kepuasan sedikit pun. Lebih parahnya lagi, kita hanya berkecimpung di dalam
mimpi orang lain dan perlahan melupakan diri kita sendiri. Kondisi seperti ini
membuat kita semakin kebingungan menentukan langkah kita dalam menghadapi
kehidupan. Semangat kita seakan memudar dan passion yang ada dalam diri kita
seketika sirna. Tapi pernahkan kita berpikir kondisi seperti inilah posisi
paling strategis untuk bangkit dan menemukan jati diri ???
Dengan memulai langkah untuk menemukan
jati diri, sudah pasti kita harus memiliki keberanian untuk tidak terlalu
bergantung dengan lingkungan. Maksud disini membatasi diri dengan lingkungan
nyaman kita, yang akan membuat kita merasa lebih jeli membedakan antara
kepentingan pribadi dengan kepentingan kelompok. Untuk menemukan jati diri
sudah pasti kita harus memiliki ambisi. Kita yang ingin mengenal dirinya lebih
dalam. Tapi dalam proses nya, seringkali kali kita dihadapkan dengan berbagai
rintangan.
Banyak orang dengan mudah mengiyakan
suatu hal yang bersifat umum, sekalipun itu adalah kesalahan. Mereka yang tidak
memiliki keberanian untuk menolak hanya karena takut dicap tidak umum. Padahal
perilaku seperti itu akan membuat seseorang tercetak sama dengan kebanyakan
orang dan lama-kelamaan akan melupakan siapa dirinya. Untuk menemukan jati
diri, kita harus memiliki keberanian untuk melangkah dengan cara yang berbeda
dari orang kebanyakan.
Oleh karena itu perlu sebuah pola pikir yang harus kita rubah untuk masa depan yang lebih baik. Semoga ini bermanfaat bagi kita semua untuk menemukan siapa jati diri kita sebenarnya.
Oleh karena itu perlu sebuah pola pikir yang harus kita rubah untuk masa depan yang lebih baik. Semoga ini bermanfaat bagi kita semua untuk menemukan siapa jati diri kita sebenarnya.
